Tujuan pendidikan
TUJUAN PENDIDIKAN
Sebagian dari kita pasti sudah merasakan bagaimana itu pendidikan, tata cara pendidikan dan lain halnya yang berkaitan dengan pendidikan, tapi apakah kita benar benar paham apa itu tujuan dari pendidikan itu sendiri?
Disini saya akan mengulas lebih lengkap tentang tujuan pendidikan ditinjau dari beberapa ahli, monodisiplineer dan multidisipliner.
1.Menurut beberapa Ahli
Menurut Ki Hadjar Dewantoro Tujuan pendidikan adalah untuk mendidik anak agar menjadi manusia yang sempurna hidupnya, yaitu kehidupan dan penghidupan manusia yang selaras dengan alamnya (kodratnya) dan masyarakatnya"
Menurut Ahmadi Dalam sebuah buku berjudul “Ilmu Pendidikan”, Ahmadi menjelaskan bahwa tujuan pendidikan menurut agama islam adalah untuk melahirkan generasi bangsa yang cerdas, sehat, patuh, dan taat kepada Allah SWT, serta menjauhi setiap larangan-Nya.
Menurut H. Alamsyah Ratuprawira Negara tujuan pendidikan nasional diarahkan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan dibarengi dengan meningkatkan kecerdasan, keterampilan, keahlian dan berbagai aspek efektif : mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan
Menurut Suardi dalam sebuah buku berjudul “Pengantar Pendidikan Teori dan Aplikasi”, Suardi berpendapat bahwa tujuan pendidikan merupakan sebuah hasil refleksi yang dicapai setelah proses pemberian pendidikan kepada peserta didik telah selesai.
Menurut Umar Tirtarahardja dan La Sulo tujuan pendidikan bersifat abstrak karena memuat nilai-nilai yang sifatnya abstrak. Tujuan demikian bersifat umum, ideal dan kandungannya sangat luas sehingga sangat sulit untuk dilaksanakan di dalam praktek tujuan
Menurut Bloom , pendidikan dapat memiliki tiga tujuan utama yaitu kognitif, afektif dan psikomotor. Kognitif berhubungan dengan kemampuan otaknya atau intelektual – mental peserta didik. Afektif berhubungan dengan sikap serta perasaan dan nilai nilai moral peserta didik. Dan terakhir adalah psikomotor yang menyangkut kemampuan motoris peserta didik.Bloom selanjutnya menjelaskan dan membagi lagi tujuan pendidikan koginitif menjadi 6 bagian yaitu Knowledge (pengetahuan); Comprehension (Pemahaman); Application (Penerapan); Analysis (Analisis); Synthesis (Sintesis); Evaluation (Evaluasi).
Menurut herbert spencer ,Herbert Spencer (1860) merupakan salah satu filsfuf pendidikan. Beliau mengatakan bahwa pendidikan memiliki 5 tujuan yang juga merupakan bagian dari pendidikan itu sendiri yaitu:
- Kegiatan demi kelangsungan hidup (Activities for survival)
- Usaha mencari nafkah (Efforts to make a living)
- Pendidikan anak (Child education).
- Pemeliharaan hubungan dengan masyarakat dan negara (Maintenance of relationships with communities and countries).
- Penggunaan waktu senggang (Use of leisure time).
2, Pendekatan monodisiplineer
Monodisiplinerisme mewawasi, melandasi, dan menggerakkan segenap ilmu-ilmu
dalam bekerja. Kerja ilmu dan temuan teori dikendalikan oleh monodisiplinerisme
semata.
Pengertian pendidikan juga dapat dipahami dari pendekatan monodisipliner, Sary (2015: 2-3) menyebutkan dimana konsep pendidikan dilihat dalam berbagai disiplin keilmuan, antara lain:
a). Sosiologi, yaitu melihat pendidikan dari aspek sosial, pendidikan berarti proses sosialisasi individu
b)Antropologi, yaitu melihat pendidikan dari aspek budaya, pendidikan berarti sarana pertumbuhan budaya
c) Psikologi, yaitu melihat pendidikan dari aspek tingkah laku, pendidikan berarti proses perubahan tingkah laku individu secara optimal
d). Ekonomi, yaitu melihat pendidikan sebagai usaha penanaman modal insani (human investment)
e). Politik, yaitu melihat pendidikan sebagai usaha pembinaan kader bangsa
f). Agama, yaitu melihat pendidikan sebagai pengembangan kepribadian manusia secara utuh sebagai hamba Tuhan
3. Tinjauan pendekatan multidisipliner
pendekatan multidisipliner yaitu dari pendekatan historis (sejarah), antropologi, dan sosiologi, maka penulis sedikit memaparkan tentang definisi pendidikan dan pendidikan Islam. Dengan pendefinisian tersebut akan tercipta satu konsepsi dan persepsi tentang pendidikan dan pendidikan Islam yang intepretable, karena tergantung penekanan pendefinisiannya. Hal pertama dilakukan dalam memeri definisi tersebut adalah memaparkan definisi dari tokoh-tokoh yang selanjutnya penulis menyimpulkan pendapat para tokoh tersebut untuk mendapatkan definisi dari pendidikan Islam sebagai tema sentral dari pembahasan ini.
Daftar pustaka :
Tujuan pendidikan menurut para ahli
https://www.zonareferensi.com/tujuan-pendidikan/
https://learniseasy.com/pengertian-pendidikan-tujuan-manfaat-pendidikan-menurut-para-ahli/
Tinjauan monodisipliner
Tinjauan multidisipliner
Coba anda sebutkan dan jelaskan tujuan pendidikan menurut anda sendiri dan aspek2 yang mendukung pendidikan indonesia supaya bisa berkembang seperti
BalasHapusnegara2 di eropa
Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,
HapusMenurut saya tujuan prndidika itu yang sudah tertuang dalam uu nomor 20 tahun 2003 tentnag sisdiknas.
kita sudah mengatahui bersama bahwa sistem pendidikan di indonesia sudah jauh tertinggal dengan sistem pendidikan di eropa.
Tentunya kita ingin pendidikan di indonesia ini maju seperti dinegara negara di eropa, contohnya firlandia.
Yaitu dengan memperhatikan kurikulum , sistem Pembelajaran, karakter dan lain sebagainya.
Menurut sya pribadi apabila sudah tercapai uu nmor 20 tahun 2003 ttng sisdiknas maka sistem pendidikan di indonesia juga tidak akan jauh tertinggal dengan negara negara lainnya
Semoga membantu:)